Cara Memilih Bibit Pisang Cavendish, Menanam, dan Merawatnya

Kebun Pisang Cavendish

Memiliki pohon pisang cavendish akan menyenangkan karena bisa mendapatkan buah segar tanpa harus beli pisang cavendish di toko, karena itu memilih bibit pisang cavendish yang sehat merupakan faktor penting saat berniat memiliki kebun pisang cavendish sendiri.

Pisang Cavendish dikenal sebagai salah satu varietas pisang yang memiliki banyak peminat, baik untuk konsumsi maupun budidaya. Tak heran jika pencarian mengenai bibit pisang cavendish untuk membangun kebun pisang cavendish terus menarik perhatian.

Sebelum memutuskan beli bibit pisang, anda perlu mengenali karakteristik dan kebutuhan pohon pisang cavendish agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Selain itu, ada juga beberapa hal yang perlu diketahui jika anda berniat menanam sendiri pohon pisang cavendish.

Kondisi Ideal Kebun Pisang Cavendish

Sebelum memilih bibit pisang cavendish, yang pertama kali perlu diperhatikan yaitu kondisi lingkungan terutama tanah tempat menanam nanti.

Ini menjadi faktor paling krusial karena kondisi tanah akan sangat mempengaruhi keberhasilan budidaya tanaman termasuk pisang.

Menurut laman IPB Digitani, tanaman pisang termasuk cavendish dapat tumbuh di daerah dengan iklim tropis, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Namun, ketinggian maksimum untuk kebun pisang cavendish yaitu tidak lebih dari 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Lalu, suhu yang ideal untuk pertumbuhan tanaman pisang adalah sekitar 27 derajat Celsius, dengan suhu maksimal sebesar 38 derajat Celsius. Sedangkan untuk kondisi kondisi tanah yang baik untuk tanaman pisang memiliki tingkat keasaman (pH) antara 4,5 hingga 7,5.

Selain tanah, air juga jadi salah satu faktor penting. Curah hujan yang ideal bagi pertumbuhan pohon pisang cavendish berkisar antara 2.000 hingga 2.500 milimeter per tahun.

Jadi, jika suatu daerah mengalami musim kering yang berlangsung lebih dari tiga bulan, petani perlu usaha ekstra karena tanaman pisang perlu disiram secara rutin agar dapat tumbuh dan berbuah dengan baik.

Bibit pisang cavendish di Perkebunan Yellow Cavendish Indonesia di Setu Bekasi
Bibit Pisang Cavendish

Cara Mendapatkan Bibit Pisang Cavendish

Setelah mengetahui kondisi lahan yang ideal untuk membuat kebun pisang cavendish, langkah selanjutnya yaitu memilih bibit unggul.

Bibit pisang cavendish yang unggul memiliki batang yang kokoh berwarna hijau gelap dengan corak kemerahan, daun segar yang tumbuh rapat dan sehat, serta sistem perakaran yang kuat 

Mengutip dari NSW Department of Primary Industries, untuk mendapatkan bibit pisang yang unggul ada tiga cara yang bisa dipilih yaitu anakan, bonggol, dan kultur jaringan.

1. Bibit Anakan

Bibit ini berasal dari tunas yang tumbuh di samping tanaman pisang yang sudah matang dan sehat. Nantinya tunas ini akan dipisahkan dari tanaman induk untuk digunakan kemudian digunakan sebagai bibit.

Bibit Bonggol Pisang Cavendish
Bibit Bonggol Pisang Cavendish

2. Bibit Bonggol

Lalu, cara kedua untuk mendapatkan bibit pisang cavendish juga bisa dengan cara mengambil dari bagian pangkal tanaman pisang yang telah dipanen.

Caranya, bagian bonggol dibersihkan dengan hati-hati, dikupas tanpa merusak tunas, lalu dipotong sesuai ukuran yang diperlukan. Kemudian, potongan bonggol ini perlu disemai terlebih dahulu dengan ditanam di polybag.

Setelah bibit tumbuh dan memiliki daun yang cukup yaitu sekitar empat sampai lima daun, baru bibit pisang cavendish bisa dipindahkan ke lahan.

3. Kultur Jaringan

Cara ini bisa dibilang sebagai cara paling baik untuk mendapatkan bibit yang memiliki karakter unggul. Namun tidak semua petani bisa melakukannya karena metode pembiakan tanaman di laboratorium.

Kelebihannya, bibit pisang cavendish yang dihasilkan dari kultur jaringan umumnya bebas dari penyakit dan tersedia dalam jumlah banyak. Selain itu, bibit-bibit ini juga memiliki ukuran yang seragam, sehingga memudahkan pengaturan jadwal panen.

Setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bibit pisang Cavendish, langkah berikutnya adalah mencari tempat yang menyediakan bibit sesuai dengan kebutuhan budidaya.

Saat ini, mendapatkan bibit tidak harus dilakukan dengan mendatangi kebun secara langsung. Calon pembudidaya juga dapat membeli bibit pisang secara online, sehingga informasi mengenai jenis bibit, kondisi tanaman, hingga ketersediaannya bisa diketahui terlebih dahulu.

Cara Menanam Bibit Pisang Cavendish

Setelah mendapatkan bibit pisang yang sehat, yang perlu diketahui selanjutnya yaitu cara menanam bibit tersebut agar bisa tumbuh dengan baik.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan saat proses penanam yaitu mengukur jarak tanam, mengolah tanah, dan mulai menanam.

Penanaman berjarak pohon pisang cavendish
Penanaman berjarak pohon pisang cavendish

1. Jarak Tanam Pisang Cavendish

Yang perlu diperhatikan saat proses penanaman yaitu jarak tanam antar tanaman. Menurut jurnal “Analisa Jarak Tanam Pada Budidaya Tanaman Pisang Cavendish di Petani Desa (pEdE) Durungbedug Candi Sidoarjo” yang ditulis Muhammad Alifiansyah Putra dan M. Abror menyebut jika jarak tanam akan sangat berperan pada hasil budidaya nantinya.

Jarak tanam yang terlalu rapat dapat menyebabkan terjadinya persaingan antar tanaman meningkat. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan menjadi terhambat.

Sebaliknya, jarak tanam yang terlalu lebar dapat menyebabkan lahan tidak termanfaatkan secara efisien. Jadi, penting untuk menentukan jarak tanam ideal agar pertumbuhan tanaman pisang cavendish tumbuh optimal dan produktivitas lahan tetap tinggi.

Dalam jurnal tersebut disebutkan juga jika jarak tanam minimal untuk bibit pisang cavendish yaitu 2 kali 2 meter atau bisa juga lebih dari itu.

Jika kurang dari itu, tanaman akan saling bersaing satu sama lain sehingga pertumbuhan terganggu.

2. Menyiapkan Tanah

Yang paling pertama harus dilakukan saat olah lahan kebun pisang cavendish yaitu memastikan tanah yang akan digunakan untuk budidaya pisang bebas dari penyakit terutama Fusarium dan Pseudomonas.

Jika lahan tersebut pernah terkena penyakit tersebut, harus dilakukan pengendalian hama dan penyakit dengan tepat.

Jika tanah yang akan digunakan untuk kebun pisang cavendish sudah dipastikan bebas penyakit, bersih dari gulma, tanah harus digemburkan dengan cara dicangkul atau dibajak hingga kedalaman 30 sampai 40 centimeter. Setelah itu, buat bedengan yang memanjang mengikuti kontur lahan. Atur jarak antara bedengan sesuai dengan kebutuhan jarak tanam agar tanaman memiliki ruang cukup untuk berkembang.

Penanaman pohon pisang cavendish
Proses tanam pisang cavendish

3. Proses Penanaman

Proses penanaman yang pertama menggali lubang tanam sesuai dengan ukuran gumpalan tanah yang menutupi media bibit pisang.

Berikan pupuk kandang ke dalam lubang tanam. Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan 1 sampai 2 minggu sebelum penanaman. Hal tersebut bertujuan agar pupuk benar-benar matang sebelum bibit ditanam.

Setelah lubang tanam siap, letakkan bibit pisang cavendish secara tegak lurus di dalam lubang, kemudian tutup dengan tanah dari galian dan tekan sedikit di sampingnya. Setelah itu siram bibit dengan air secukupnya.

Cara Merawat Pisang Cavendish

Setelah bibit pisang cavendish ditanam, langkah selanjutnya yaitu melakukan perawatan agar pohon pisang cavendish tumbuh dan berbuah maksimal.

Menurut laman Researchgate, budidaya tanaman pisang terutama cavendish membutuhkan perawatan agar mendapat hasil yang optimal.

Langkah yang perlu dilakukan yaitu melakukan pemangkasan pohon pisang guna menghindari penyebaran penyakit, menjaga pertumbuhan buah, dan melindungi dari kerusakan daun terutama yang disebabkan ulat penggulung daun..

Selain itu, penyiangan gulma secara rutin juga penting dilakukan terutama saat pohon pisang cavendish berusia 1 sampai 5 bulan.

Yang tak kalah penting dalam proses perawatan yaitu penjarangan anakan. Hal ini dilakukan untuk menjaga jumlah dan jarak tanam agar produksi tetap optimal.

Kemudian perawatan tandan pohon pisang cavendish juga meliputi pembersihan daun, pembuangan buah tidak sempurna, dan pemotongan bunga jantan, disusul dengan pembungkusan buah agar buah tidak cacat dan penandaan untuk waktu panen yang tepat.

Menanam dan merawat pohon pisang Cavendish memang dapat menjadi kegiatan yang menarik, tetapi tidak semua orang memiliki lahan atau waktu untuk mengelola kebun pisang Cavendish sendiri.

Terlebih bagi pelaku usaha yang membutuhkan pisang dalam jumlah besar dan secara rutin, memenuhi kebutuhan tersebut tentu membutuhkan sumber pasokan yang mampu menjaga ketersediaan dan kualitas buah.

Karena itu, bagi distributor, pedagang besar, perusahaan catering, hotel, korporasi, rumah sakit, penyelenggara event olahraga, event organizer, maupun pelaku usaha lainnya yang membutuhkan pisang Cavendish dalam jumlah besar, bekerja sama langsung dengan pemasok dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.

Kami membuka peluang kerja sama dan kontrak pasokan pisang Cavendish untuk kebutuhan B2B, baik untuk pemenuhan kebutuhan rutin maupun berdasarkan jumlah pesanan tertentu.

Pasokan dapat disiapkan untuk berbagai kebutuhan usaha dan institusi yang memerlukan pisang Cavendish dalam volume besar dan berkelanjutan.

Jika perusahaan atau usaha Anda sedang mencari mitra untuk memenuhi kebutuhan pisang Cavendish, informasi mengenai ketersediaan, kapasitas pasokan, skema kerja sama, dan pemesanan dapat diperoleh dengan menghubungi kami melalui WhatsApp. Dengan kerja sama yang tepat, kebutuhan pisang dalam jumlah besar dapat dipenuhi tanpa harus mengelola proses budidaya sendiri.

Referensi:

NSW Department of Primary Industries https://www.dpird.nsw.gov.au

Analisis efektivitas program wakaf produktif bibit pisang (Digilib UIN Sunan Ampel Surabaya https://digilib.uinsa.ac.id › eprint)

https://www.researchgate.net › figure › Planting-and-m.
https://digitani.ipb.ac.id/rahasia-sukses-budidaya-pisang-untuk-pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *